unduhan

Kekalahan Timnas diBukit Jalil Malaysia pada tanggal 1 Des 2012 kemarin, telah menambah daftar panjang prestasi yang cukup buruk bagi Indonesia. Timnas yang dimotori oleh Andik Vermansyah dkk sama sekali tidak mampu lolos dari penyisihan group dan mencapai semifinal. Catatan yang cukup buruk karena sebelumnya pada pialaa AFF  tahun 2011, Indonesia berhasil lolos sampai babak final walaupun harus kalah dengan Malaysia. Faktor internal PSSI menurut saya adalah salah satu faktor yang mempengaruhi kekalahan Andik Vermansyah dkk. PSSI seharusnya merangkul semua Tim dan juga semua klub bola diIndonesia agar materi pemain Timnas memang yang benar-benar berkualitas dan memiliki jam terbang yang cukup banyak. Semua pemain berjuang demi Negaranya, namun jika birokrasi didalam masih bermasalah semua tidak akan mendapat hasil yang terbaik dan cenderung malah sia-sia. Jika Timnas Indonesia ingin menang caranya yaa perbaiki birokrasi persebakbolaan Indonesia kemudian mulailah berlatih semaksimal mungkin dan dalam waktu jauh-jauh hari agar pemain satu dengan yang lainnya mendapat feel dan bisa kompak.

Politisi PDI Perjuangan Dedi Gumelar mengaku bangga dengan apa yang ditunjukan oleh timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2012. Meski begitu, Dedi menilai kegagalan timnas melenggang ke semifinal adalah dampak dari ketidakbecusan PSSI dan Kemenpora membina sepakbola di tanah air. Menurutnya, PSSI dan Kemenpora tak serius mengelola persepakbolaan Indonesia yang berada dalam jurang kehancuran, menyusul dualisme kompetisi dan kepengurusan. Dedi alias Miing juga menambahkan perseteruan di kepengurusan PSSI sangat mempengaruhi psikologis para pemain Timnas. “Kemenpora  harus bertanggung jawab menyelesaikan masalah-masalah konflik temasuk pembinaan dan kemiskinan prestasi yang saat ini dialami timnas,” jelasnya. Untuk itulah Dedi mendesak pemerintah agar segera mengambil langkah yang revolusioner dalam membenahi olahraga di Indonesia, sebagai salah satu pembentuk karakter bangsa. “Kalau tidak dibenahi olahraga kita akan semakin dilecehkan dan dipermalukan oleh negara lainnya,” tegasnya.

referensi : jaringnews.com