Semakin berkembang ilmu pengetahuan semakin berkembang pula teknologi sehingga media sosial juga berkembang. Indonesia sampai saat ini belum tergeser dari lima besar pengguna facebook di dunia. Jumlah “kicauan” di Twitter pun menempatkan Jakarta sebagai jawara di antara kota-kota sedunia. Gadget yang memungkinkan penggunanya bersosial media pun laris manis di negeri ini. Koneksi internet di Indonesia yang dianggap masih “lemot” pun tak menghalangi hingar-bingar media sosial di Indonesia.

Gambar

Penjelasan diawali dengan peta jalan perkembangan media sosial, termasuk infrastruktur pendukungnya.  Mulai dari cikal bakal internet –ARPANET – di akhir tahun 60-an sampai Tim Benners-Lee  sebagai bapaknya World Wide Web (www). Ada pula Larry Page dan Sergey Brin dengan Google-nya yang fenomenal, Mark Elliot Zuckerberg dengan Facebook-nya. Byrne dengan Google plus-nya. Jack Dorsey cs dengan Twitternya. Atau, Reid Garrett Hoffman dengan dengan LinkedIn-nya.

Gambar

Selanjutnya, media sosial juga dapat membawa dampak positif dalam dunia pendidikan. Coontohnya beberapa universitas di Amerika telah mengadopsi media sosial untuk admisi, sumber pembelajaran di kelas, update berita seputar sekolah dan pelajaran dan hal lainnya. Beberapa jenis media sosial yang telah digunakan untuk hal ini antara lain blog, Linkdln, Facebook, message board, Twitter dan beberapa situs media sosial lainnya. Berikut ini adalah beberapa hal yang melibatkan penggunaan media sosial di dunia pendidikan, yaitu  : 

1. Pendaftaran kursus profesi dengan menggunakan Linkedln. Pada dasarnya Linkedln adalah salah satu situs pembangun jaringan maya para profesional di dunia profesi dan usaha. Namun seiring dengan perkembangan fitur dan pengoptimalan fungsi situs ini, situs ini juga dapat digunakan untuk mencari calon tenaga kerja profesional dan berbagi informasi seputar dunia profesi dan usaha.

2. Pengumuman kelas dan update dari pelajaran yang diberikan guru melalui Twitter danFacebook. Twitter  merupakan salah satu situs microblogging yang hanya dapat menyampaikan pesan dalam 140 karakter sedangkan Facebook dapat menampilkan komentar pengguna ataupun halaman tertentu. Tak hanya dua media sosial yang telah disebutkan di awal, Ning juga merupakan media sosial yang dapat digunakan untuk dunia pendidikan. Situs Ning dapat digunakan untuk membantu membangun satu situs komunitas dalam kelas atau topik pembelajaran. Meskipun berbayar namun Ning merupakan salah satu pembangun situs jaringan terlengkap dengan fasilitas upload video, foto, komentar pada blog dan fitur tambahan seperti live video streaming. Ning juga telah terintegrasi dengan Twitter, Facebook dan Youtube.

3. Sumber pengajaran yang dapat dibagikan melalui beberapa blog seperti WordPress,BlogspotMultiply dan blog lainnya.

4. Siswa-siswi menciptakan maskot sekolah di halaman Facebook untuk meningkatkan semangat mereka.

5. Beberapa kampus menyediakan tur secara virtual dan video-video yang memperkaya sumber pembelajaran dengan menggunakan Vimeo dan Youtube kemudian disebarkan melalui akun Facebook, Twitter ataupun blog pengguna.

6. Pembangunan jaringan alumnus melalui media sosial seperti mailing list Yahoo, Google ataupun forum.

7. Penggunanan situs Quora untuk mendiskusikan bukan hanya pertanyaan teknis dan teori mengenai mata pelajaran mereka, tetapi juga mengenai guru dan pelajaran favorit mereka. Quora adalah salah satu situs yang menghubungkan anggotanya dengan sesuatu yang ingin diketahui melalui pertanyaan, memposting artikel dan berbagi kepada anggota lain tentang artikel tsb. Quora akan menyampaikan pertanyaan yang diajukan anggota kepada orang-orang yang terkait dengan topik yang dicari atau orang-orang yang memiliki kompetensi terhadap pertanyaan tsb. Dengan fasilitas board, anggota dapat mengumpulkan seluruh artikel dan ide yang dibagi dan seorang anggota dapat mengikuti board dari anggota lainnya. Anggota juga dapat menambahkan anggota lain sebagai kontributor dari boardnya.

8. Penjadwalan pertemuan siswa atau guru melalui situs Grubwithus atau yang lebih sering dikenal sebagai social dining network.

9. Foursquare dapat digunakan untuk mengetahui letak kampus dan beberapa lokasi strategis di sekitar kampus. Foursquare yang merupakan jejaring sosial berbasis lokasi ini memang kebanyakan digunakan dengan perangkat mobile seperti telepon pintar. Penggunaan teknologi GPS dari telepon pintar pengguna akan mengambil data lokasi yang dikirim oleh pengguna tsb.

Di Amerika media sosial memang dapat bermanfaat dengan sangat baik bagi dunia pendidikan. Namun di Indonesia saat ini media sosial lebih cenderung berdampak negarif karena dipakai untuk bersosialisasi atau berkomunikasi antar manusia dari yang kenal sampai yang tidak kenal. Sehingga banyak orang menyalahgunakan momen tersebut untuk hal-hal yang kurang baik, contohnya adanya penculikan anak, pelecehan seksual atau bahkan penipuan. Untuk itu disarankan supaya tidak langsung menerima teman di facebook jika tidak mengenalnya. Contoh lain media sosial di Indonesia digunakan untuk mengupdate hal-hal yang sedang mereka lakukan sampai terkadang alamat rumah atau hal-hal sepele mereka update sehingga terjadi hal-hal yang sering terjadi. 

Pendidikan dengan karakteristik sosial media antara lain :

1. Anytime and anywhere learning

2. Everyone can be tutor same time

3. Students without borders

4. Books without end

Jadi sebenarnya media sosial berdampak baik atau buruk itu semua tergantung pada penggunanya. Bagaimana pengguna media sosial ini mengelola akun-akun pribadinya dan sejauh mana para pengguna ini menjaga privasinya.

Referensi : 

* Seminar Dampak Media Sosial Pada Dunia Pendidikan, Pembicara : Prof. Dr. I Wayan Simri Wicaksana dan Dr. Ira Puspitawati Spsi, Mpsi.

* media.kompasiana.com/new-media/2012/09/media-sosial-vs-kampus

* mjeducation.co/penggunaan-media-sosial-dalam-dunia-pendidikan