BAG 1

solusi saat sakit magh menyerang adalah ketela. Ini adalah resep turun menurun dari keluarga saya, murah meriah karena tidak perlu menguras kantong anda seperti jika perawatan dengan obat-obatan dokter. Saat anda merasa sakit magh anda sudah tak terkendali, maka ambilah ketela, lebih baik jika ada ketela yang jenis daginggnya berwarna ungu/merah. Kupas kulitnya lalu cuci dengan bersih. Kemudian ambil sari airnya dengan cara diparut, di blender dan lain sebagainya. Minum sari ketela tersebut setiap malam. Dalam waktu beberapa hari insya allah sakit magh anda tidak akan datang mengganggu aktifitas anda lagi.jangan lupa minumnya sambil berdoa ya. selamat mencoba

dokumen google.

BAG 2

Sering sendawa merupakan salah satu gejala yang paling mudah dilihat bila seseorang mengalami ketidakseimbangan angin di dalam tubuh. Atau dengan kata lain, anda mudah masuk angin.
Yang dimaksud dengan ketidakseimbangan angin di dalam tubuh adalah tubuh mengalami banyak penumpukan angin terutama gas karsinogen. Karsinogen ini merupakan unsur yang menyebabkan atau pemicu faktor predisposisi terjadinya zat kimia tertentu atau virus. Bila gas ini terlalu lama dalam tubuh, sifatnya akan berubah menjadi racun. Bahkan lebih jauh lagi, bisa menyebabkan timbulnya kanker.

Bagaimana cara angin masuk ke tubuh? Bisa melalui makanan yang banyak mengandung gas seperti ubi, talas, singkong, kol, kangkung, tape, minuman ringan bersoda, susu dan lain lain. Bisa juga dari udara yang tertelan bersamaan dengan proses menelan makanan atau sering menguap. Ketika menguap, kita disunnahkan untuk menutup mulut sebisa mungkin. Maksudnya, agar tidak ada udara yang masuk saat menguap tersebut.

Kemudian, setelah berada di dalam tubuh, angin menyebar ke seluruh tubuh melalui peredaran darah, masuk ke persendian dan bahkan ke dalam usus besar (colon), sehingga menyebabkan kantong-kantong kecil pada dinding usus besar. Gas karsinogen ini bersifat kimiawi dan menjadi racun bagi tubuh.

Masuk angin terjadi karena udara dingin atau terkena angin yang menyebabkan vasokonstriksi (menciutnya) pembuluh darah pada kulit. Dengan demikian aliran darah tersebut kurang memberikan nutrisi yang baik ke jaringan tubuh yang menyebabkan rasa tidak enak badan. Oleh karena itu sering dipakai cara yang tradisional seperti kerokan. Dengan kerokan tersebut membuat melebarnya pembuluh darah tepi (vasodilatasi) sehingga aliran darah ke jaringan menjadi lebih baik dan orang tersebut merasa badannya agak lebih enak.

Kerokan, memang, merupakan cara yang amat gampang, tak heran pengobatan alternatif ini telah ratusan tahun kondang di negara-negara Asia. Masyarakat Vietnam menyebut pengobatan ini cao giodi, di Kamboja dijuluki goh kyol dan di China dikenal sebagai gua sua, dengan menggunakan batu jade sebagai alat pengeroknya.

Konon, warna merah yang timbul pada kulit setelah kerokan adalah pertanda kalau Anda memang masuk angin. Makin pekat warnanya, pertanda makin banyak pula angin yang berdiam di tubuh kita. Padahal, itu pertanda bahwa pembuluh darah halus (kapiler) di permukaan kulit pecah hingga terlihat sebagai jejak merah di tempat yang dikerok. Lagipula, orang sehat pun dapat mengalami hal yang sama jika dikerok. Dengan kedua cara itu banyak orang yang masuk angin merasa lebih baik. Mengapa bisa begitu?

Itu wajar saja. Dengan dipijat, otot menjadi lemas dan pembuluh darah halus di dalamnya melebar sehingga lebih banyak oksigen dan nutrisi yang tersedia untuk jaringan otot. Selain itu, toksin yang menyebabkan pegal dapat segera dibawa aliran darah untuk dibuang atau dinetralkan. Karena itu, aliran darah akan menjadi lancar jika dikerok atau dipijat.

Biasanya, orang yang mudah masuk angin adalah orang yang malas berolahraga, sehingga tidak mempunyai stamina dan daya tahan tubuh yang memadai. Akibatnya, terkena angin sedikit, pembuluh darah menjadi mengecil. Padahal, dengan rajin berolahraga, bisa membuat pembuluh darah melebar dan aliran darah lancar. Bahkan, angin yang mengendap di dalam pembuluh darah bisa didorong keluar.

Oleh karena itu, sebaikmnya anda berniat untuk melakukan olahraga secara teratur, minimal 30 menit sehari atau hingga keluar keringat. Ketika mandi, usahakan jangan dimulai dari atas dulu, tapi mulailah dari kaki, secara perlahan-lahan naik ke badan. Begitu pula bila hendak keramas, mengguyur kepala dilakukan belakang.

Jamu yang anda konsumsi sebenarnya hanya mampu menghilangkan simpton (gejala-gejala)-nya saja, tapi tidak bisa mengatasi akar permasalahan yang ada di dalam tubuh.

Cara lain, ambillah sedikit garam dapur lalu telanlah perlahan-lahan. Lakukan hal ini sebelum sarapan, makan siang dan makan malam. Garam dapur mempunyai kemampuan untuk memblokade angin di dalam darah. Namun, bila anda menderita darah tinggi, cara ini jangan dilakukan karena akan meningkatkan tensi anda.

Anda bisa mencoba mengonsumsi Herba Tuju Angin, Omega 3 kapsul, Spirulina, Teh Herba dan Madu. Cara minumnya: 2×2 untuk Herba Tuju Angin, Omega 3 dan Spirulina. Sebaiknya diminum 30 menit sebelum makan. Untuk Teh Herba, seduh 1 uncang Teh Herba di cangkir biarkan hingga hangat, lalu diminum pagi dan sore. Teh Herba bisa dicampur 1-2 sendok makan Madu.

Dokumen google

BAG 3

Penyakit maag seperti sudah memasyarakat. Penulis punya pengobatan tradisional yang penulis anggap ampuh. Informasi pengobatan tradisional, bersumber dari orang tua penulis sepulang dari menjengut orang sakit. Si bapak yang sakit itu,  sudah dua bulan terbaring di rumahnya karena penyakit maag. Setelah meminum obat tradisional, segala puji bagi Allah, si sakit sembuh. Dia menyarankan meminum obat tradisional

Apa Bahannya?
Satu atau dua butir telur ayam kampung
Madu satu atau satu setengah sendok
Kunyit basah.

Langkah langkahnya :

  1. Campur kuning telur ayam kampung dengan madu dan masukkan dalam gelas
  2. arut kunyit basah, selanjutnya campur air panas sekitar 4-5 sendok.
  3. Saring kunyit tersebut lalu ambil airnya kemudian dicampurkan bersama telur dan madu dalam gelas. Ukurannya biasanya sepertiga gelas bahkan setengah gelas.
  4. Siap diminum

Kapan diminum?
Disarankan diminum pada pagi hari sebelum sarapan atau menjelang tidur malam

Biasanya penulis lakukan ini selama tiga hari berturut-turut setelah itu, alhamdulillah kembali fit lagi. Kasiat dari pengobatan tradisional ini untuk mengobati penyakit atau luka dalam. Meski penulis jarang lagi terkena sakit maag, penulis kadang minum resep ini sekedar mencegah timbulnya penyakit dalam.

Pantangan :

  Sebelum atau sesudah minum, jangan minum kopi karena kopi bertentangan dengan kunyit. Kalau mau minum kopi minimal tiga jam setelah minum obat tersebut.

  Pengobatan ini tidak cocok untuk perempuan, karena “konon” mempersempit rahim.

Dokumen google